ONLINE
SCEDULED
| LOKASI | Via Zoom Meeting |
|---|---|
| PENYELENGGARA | TUK PINASTHIKA |
| Trainer | Keterangan |
|---|---|
| Kurnia Hadi | [Baca Selengkapnya] |
| - | [Baca Selengkapnya] |
Paket Kebijakan Ekonomi jilid XI tanggal 29 Maret 2016 membuka peluang sektor UMKM untuk melakukan transaksi ekspor dengan memberikan banyak fasilitas dan kemudahan dalam hal perizinan dan pendanaan. Tentunya juga memberikan peluang bagi perbankan baik bank devisa maupun non devisa untuk mengambil momentum ini untuk meningkatkan ekspansi kredit ke sektor UMKM baik untuk antisipasi menurunnya pendapatan NIM yang didapat dari sektor kredit retail dan korporasi.
Sektor bisnis Usaha Kecil Menengah (UKM) khususnya perkreditan sekarang ini menjadi primadona perbankan di Indonesia. Banyak bank berlomba menggarap kredit untuk UKM dengan produk yang beragam dan hampir mirip. Bank perlu membuat produk yang sesuai dengan kebutuhan sektor bisnis UKM namun tetap memperhatikan aspek mitigasi risiko kredit dikarenakan kebanyakan debitur di sektor bisnis UKM ini adalah memiliki jaminan terbatas dan “kurang bankable” serta kurang memiliki kedisiplinan dalam pembayaran angsuran kredit.
Metode Pelatihan
Durasi
09.00 - 15.00 WIB
Bahasan : Kriteria nasabah UKM, Hambatan dan Tantangan Perkreditan UKM, Faktor Sukses Perkreditan UKM
Bahasan : Pembuatan produk-produk kredit disesuaikan dengan target market dan profil calon debitur
Bahasan : Strategi pemasaran kredit UKM dengan pendekatan demografi, sektor usaha, geografi, tingkat UMR, dan risiko kredit
Bahasan : Berbagai pendekatan pembuatan pipeline kredit UKM akan dibahas secara rinci.
Bahasan : Aspek-aspek kualitifatif dan kuantitatif yang digunakan dalam analisa kredit calon debitur sektor UKM dengan resiko-resiko kredit yang terukur sehingga NPL bisa terjaga dengan baik
|
|
|---|
| Tanggal Pelaksanaan | Harga | EarlyBird | Action |
|---|---|---|---|
| 12 - 13 January 2022 |
Rp. 4.000.000
* Harga belum termasuk pajak
|
Rp. 3.500.000
* Dibayarkan sebelum hari-H.
|
|